Merawat Songkok Beludru: Mudah tapi Sering Diabaikan

Songkok hitam berkualitas tinggi seperti President, Atlas, maupun BHS bisa bertahan lebih dari 5 hingga 10 tahun jika dirawat dengan tepat. Musuh utama peci berbahan beludru adalah keringat asam, debu yang menempel, dan kelembaban udara yang memicu timbulnya bintik jamur putih.

1. Jangan Langsung Masukkan ke Dalam Kotak Setelah Dipakai

Keringat dari kulit kepala akan terserap oleh lapisan kain dalam peci. Jika langsung ditutup rapat di dalam kotak atau lemari pakaian yang lembab, jamur akan berkembang biak dalam 1-2 hari. Angin-anginkan peci di ruangan berventilasi baik selama minimal 30 menit terlebih dahulu.

2. Gunakan Sikat Bulu Halus Khusus Beludru

Hindari mengucek peci dengan sikat pakaian yang kaku karena akan merusak serat beludru halus dan menimbulkan kebotakan. Gunakan sikat berbulu sangat lembut (seperti kuas cat bersih atau sikat semir sepatu bulu kuda) dan sikatlah searah dengan alur serat beludru untuk mengangkat debu.

3. Jangan Dicuci dengan Cara Direndam Air!

Peci songkok memiliki lapisan kerangka karton/serat pres khusus di dalamnya. Jika direndam dalam ember deterjen, kerangka ini akan melunak, hancur, dan peci akan kehilangan bentuk aslinya. Jika terkena noda membandel, cukup usapkan kain microfiber yang dibasahi sedikit air sabun hangat, lalu seka kering.

4. Angin-anginkan, Jangan Dijemur Langsung di Bawah Terik Matahari

Sinar matahari langsung dengan suhu tinggi dapat memudarkan warna hitam beludru menjadi kemerahan kusam. Cukup jemur di tempat teduh yang terkena hembusan angin segar.

5. Simpan Bersama Silica Gel di Dalam Box Aslinya

Selalu simpan peci di dalam kotak aslinya untuk menjaga bentuk oval kepala tetap tegak. Masukkan 1-2 sachet silica gel ke dalam kotak untuk menyerap kelembaban berlebih.